Lompat ke isi

Ketua RT dan RW Kota Bekasi Peroleh Insentif

April 2, 2009

Bekasi (ANTARA News) – Ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) se-Kota Bekasi, Jawa Barat, memperoleh insentif dari pemerintah kota setempat yang dibagikan setiap tiga bulan sekali.

Setiap ketua RW setiap bulannya akan mendapatkan Rp200 ribu, sedangkan ketua RT Rp100 ribu dan jumlah ketua RT dan RW seluruh Kota Bekasi seluruhnya 7.000 orang.

Pemberian insentif itu dilakukan sebagai wujud terima kasih atas pengabdian mereka yang telah membantu melayani masyarakat.

Lasno, salah satu Ketua RT di Bekasi Rabu mengaku senang atas bantuan tersebut. “Uang ini memang tidak sebanding dengan pengabdian para ketua RT. Namun setidaknya ini merupakan wujud apresiasi yang dilakukan Pemkot Bekasi,” katanya.

“Yah… mudah-mudahan saja tidak ada potongan di tingkat kelurahan nantinya,” tambah pria yang saat ini menjabat sebagai salah satu Ketua RT di perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad mengatakan bahwa para ketua RT dan RW telah memberikan pengabdian yang luar biasa dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemkot memberikan apresiasi dalam bentuk pemberian insentif itu.

Ia berharap agar pengurus RT dan RW bisa membantu menyukseskan program K-3 (kebersihan, keindahan, dan ketertiban) dengan menjadi pelopor kegiatan tersebut.

Bantuan itu, kata dia, juga untuk mengajak masyarakat berperan membebaskan dari predikat terkotor, dengan melakukan gerakan peduli kebersihan di lingkungannya sendiri.

“Ini bisa dilakukan dengan menggalakkan Sabtu bersih secara bersama di lingkungannya masing-masing,” katanya.

Berdasarkan data, jumlah total penerima honor adalah 6.637 Ketua RT dan 964 Ketua RW. Insentif itu diberikan melalui kelurahan dan diserahkan secara berkala dalam tiga bulan sekali. Untuk program ini Pemkot Bekasi mengalokasikan dana sekira Rp 10 miliar.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Sutriyono menilai hal itu patut dihargai, namun ia menyarankan agar hal tersebut jangan sampai dijadikan kesempatan oleh wali kota untuk menarik simpatisan kepada partainya.

“Ia harus bisa membedakan antara posisinya sebagai wali kota dan ketua DPC (dewan pengurus cabang) partainya,” kata Sutriyono.

Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Air mati, antisipasi dengan Tandon air.

Maret 20, 2009
ember

Saat ini aliran air dari ATB  batam  sering mengecil atau bahkan mati terutama di akhir pekan . Maka bersiaplah bagi kita untuk mengantisipasinya dengan menyiapkan tandon air , teruatama bagi anda yang KB ( Keluarga Besar hehe ).

Yang sederhana dengan menggunakan drum plastik, atau ember air berukuran besar . Perlu diperhatikan untuk dilengkapi dengan  penutup yang rapat supaya tidak jadi sarang nyamuk .

Yang lebih bagus lagi yang bentuknya ditanam di dalam tanah, dan ada pula yang digantung atau diletakkan di atas atap (dak).Khusus yang ditaruh di atas dak (biasanya tandon terbuat dari alumunium atau plastik warna orange/biru tua), biasanya mudah sekali kotor karena lumut. Baru sebulan dibersihkan, lumutnya sudah pada nempel lagi.

Nah untuk mengurangi pekerjaan yang merepotkan ini, anda dapat men-cat tandon air tersebut dengan menggunakan cat kayu/besi warna hitam atau warna gelap lainnya. Prinsipnya, ada air dan sinar matahari pasti muncul lumut. Karena dicat warna gelap, sinar matahari tidak dapat menembus tandon air dan lumut pun tidak dapat hidup. Selamat mencoba.

Mati’in lampu, hemat listrik?

Maret 20, 2009

lampu-jalan

Pada rapat warga sebelum kerja bakti bulan mret lalu Pak RT mengatakan , bahwa ada warga yang sudah dibebaskan untuk tidak bayar  iuran keamanan,karena didepan rumahnya dipasang lampu jalan, eh kalo malam hari lampunya kok dimatian. Ini korupsi namanya.

Dan ada juga warga yang didepan rumahnya telah diterangin lampu jalan dari tetangganya malah mematikan lampu terasnya,dengan  dalih menghemat. Imbuhnya.

Lampu tak lagi hanya sebagai alat penerang dan hiasan, tapi yang tak kalah penting adalah untuk menciptakan keamanan disekitarnya . Maka untuk itu  setiap warga wajib menghidupkan lampu teras, juga lampu jalan  setiap malamnya. Kalo kondisi lingkungan gelap gulita ini akan rawan tindak criminal, pencurian karena  menyulitkan warga dan petugas keamanan memantau keadaan.mak yang rugi adalah kita warga perumahan bukan yang lain.

Jangan sampai berdalih hemat listrik tetapi malah mengundang orang berniat jahat ( konyol donk ). Ini kurang pada  tempatnya. Hemat listrik bisa  dengan mengurangi jam putar TV, mematikan AC jika udara sudah cukup dingin,dan menggunakan peralatan lain seperlunya.

Maka dari uraian singkat ini  kita bisa katakan pentingnya menyalakan lampu teras dan lampu jalan yang diapsang oleh pihak RT ,kalo perlu dengan watt yang cukup untuk menerangi are sekitar. Insya Allah akan menjaga lingkungan kita dari tindak kejahatan.

Tetangga: Satu Pintu Surga Bagi Kita

Maret 19, 2009

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (An-Nisa’: 36)pintu1

Lewat firman-Nya ini, Allah swt. menegaskan kepada kita untuk ihsan (berbuat baik). Salah satu yang harus kita ihsani adalah tetangga. Bahkan Allah swt. memerinci. Mereka adalah al-jaar dzil qurba, al-jaar al-junub, dan ash-shahib bil janb.

Al-jaar dzil qurba adalah sebutan bagi orang-orang yang memiliki hubungan kekerabatan atau kekeluargaan dengan kita, tetangga kita yang muslim, atau yang tempat tinggalnya yang paling dekat dengan kita.

Sedangkan al-jaar al-junub ialah sebutan bagi orang-orang yang tidak memiliki hubungan keluarga atau kekerabatan dnegan kita, tetangga non-muslim, atau tetangga jauh.

Dan ash-shahib bil janb yaitu sebutan bagi suami atau istri Anda, kawan bisnis, atau teman dalam perjalanan. Read more…

Hasil Rapat Warga maret 2009

Maret 19, 2009

cangkulPerihal Laporan hasil rapat warga pada saat Kerja Bakti RT05

Tanggal 15 Maret 2009

Halaman 01 Tembusan RT.05 / RW.IV

1. Penyampaian Laporan program kerja RT05 oleh ketua RT sbb

  1. Siskamling RT/RW,

Pada malam minggu kemarin tanggal 14 Maret 2009 sudah mulai dilakukan siskamling warga dengan diawali oleh masing -masing perangkat RT/RW IV dan dari RT05 diwakili oleh Ketua RT, Bendahara2 dan Seketaris 2 Untuk malam minggu ini akan dilakukan oleh warga RT05 dan mengenai daftar siskamling warga akan dibuat oleh seketaris 1

RT05 dimana setiap malam minggu akan dilakukan oleh 5 orang warga sekaligus.

Dan juga mulai hari minggu tanggal 15 Maret sudah ada penambahan security di lingkungan RW04 dengan mengunakanfasilitas transportasi sepeda untuk berpatroli disiang hari.

b. Program Kerja RT.05 untuk Fasum

Anggaran pembuatan Fasum di RT05:

- Fasum lap. Bulu tangkis 90% finishing, dan fasum ini telah menelan dana sekitar 4jt

- Fasum lap. Bola volley anggaran ditafsir sekitar 6jt dan target bulan Mei sudah mulai dilakukan pengecoransambil menunggu dana terkumpul dari uang kas RT dan juga denda kerja bakti Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.